Potret Kemiskinan Sindangsari

Selama ini, kawasan Kiara Payung (Kirpay) dikenal sebagai lokasi perkemahan. Selain itu, daerah yang berjarak lima kilometer dari Pangkalan Damri Jatinangor ini, kerap jadi incaran mahasiswa untuk bakti sosial (baksos), khususnya pada masa ospek. Alasan utamanya, penduduk Kirpay—mayoritas buruh tani—banyak yang tergolong keluarga pra-sejahtera.

Kirpay terdiri atas dua Kelurahan, Cilayung yang masuk kecamatan Jatinagor dan Sindangsari yang masuk kecamatan Sukasari. Keduanya sama-sama bagian dari teritorial pemerintahan daerah Kabupaten Sumedang.

Saya mengangkat Sindangsari sebagai sample untuk tugas Komunikasi Pembangunan dan Perubahan Sosial awalnya bukan karena data-data penduduk miskinnya. Data ini justru saya peroleh belakangan. Lalu karena apa? Mengenai ini saya tuliskan di bagian Refleksi.

Kembali kepada data penduduk miskin. Berdasarkan data yang saya peroleh dari BPMKS Sumedang, jumlah penduduk miskin di kecamatan Sukasari sebanyak 3498 orang. Khusus Sindangsari, terdapat 193 kepala keluarga dengan keseluruhan 342 orang penduduk miskin. Mereka sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani, lebih tepatnya buruh tani. Artinya, kebanyakan tidak memiliki lahan sendiri dan bekerja di ladang orang. Kalaupun memiliki tanah, rata-rata hanya luasnya 25 bata (petani kecil). Sedangkan pemilik lahan luas umumnya mempekerjakan buruh tani.

Berikut beberapa penggal kisah kehidupan penduduk pra-sejahtera dari Desa Sindangsari.

* * *

Sepintas, rumah berlantai dua (Baca Selengkapnya…)

Abaikan yang Serupa, Polisi Razia Play Boy

tukangmajalah 

Bandung, (16/4) Polres Bandung Tengah melakukan razia terhadap penjualan majalah yang berbau pornografi di kawasan jalan Cikapundung dan Dewi Sartika, Bandung, Kamis lalu. Uniknya, razia ini haya berlaku kepada majalah Play Boy Indonesia, For Him Magazine, Popular sedangkan majalah lain yang serupa malah diabaikan.

Operasi ini dilakukan lebih awal untuk menghindari aksi kekerasan massa yang menolak kehadiran majalah Play Boy versi Indonesia.

Sebelumnya, menurut Bambang, Ketua Pedagang majalah daerah Cikapundung sekitar 50 orang massa Front Pembela Islam (FPI) melakukan sweeping juga.

"Selama lima tahun perjualan majalah, baru kali ini ada sweeping majalah berbau pornografi, padahal sebelumnya bebas diperjualbelikan,” tambah Bambang.***(Ian/Opx)(Foto: Nita)



Peduli Sesama Lewat Seni

 

"Dalam dunia ini banyak yang tiada berarti
Hidup yang dijalani mesti berbagi"

 

(Tri Utami)

 

artfest1 

Itulah kira – kira pesan yang ingin disampaikan oleh teman – teman dari Fakultas Psikologi Unpad pada konser amal bertajuk Road to Charity, Sabtu (8/4) lalu di gedung kesenian Dago Tea House, Bandung.

Mengusung tema Unity in Charity, konser amal ini berhasil merangkul fakultas – fakultas lain seperti Fakultas Ekonomi, Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Studi Ilmu Keperawatan, dan fakultas lainnya untuk turut bergabung.

Acara diisi dengan penampilan seni tradisional dari kelompok (Baca Selengkapnya…)